Cara Mengetahui Shockbreaker Suzuki Sudah Aus dan Perlu Diganti
Shockbreaker menjadi bagian mobil yang bertugas untuk meredam getaran dan menjaga ban mobil tetap stabil saat berjalan. Oleh sebab itu, penting bagi setiap pemilik mobil untuk tahu tanda-tanda shockbreaker Suzuki aus dan segera melakukan pengecekan.
Pasalnya, kondisi shockbreaker yang sudah aus akan mengganggu kenyamanan dan keamanan berkendara. Komponen sekitarnya juga bisa terdampak rusak jika keausan diabaikan.
Artikel kali ini khusus akan membahas ciri-ciri komponen shockbreaker yang sudah aus. Dianjurkan Anda menyimaknya hingga tuntas untuk tahu apa yang harus dilakukan jika mengalami kondisi tersebut.
Tanda Shockbreaker Suzuki Aus
Karena letaknya yang berada pada kolong mobil, seringkali pemilik lalai untuk mengecek kondisi komponen shockbreaker. Padahal, komponen satu ini berperan penting untuk kenyamanan berkendara.
Oleh karena itu, sebaiknya Anda memerhatikan tanda-tanda shockbreaker mobil sudah aus berikut ini:
-
Ban Belakang Bergoyang
Keausan pada shockbreaker dapat dilihat dari kondisi ban belakang yang terasa bergoyang. Anda dapat perhatikan apakah ban belakang goyang saat berkendara meski kondisi jalan lurus dan minim gelombang.
Jika Anda mengalami hal ini, maka sebaiknya segera membawa mobil ke bengkel terdekat untuk diperiksa secara menyeluruh.
-
Muncul Suara Hentakan Keras
Shockbreaker Suzuki aus dan rusak juga dapat ditandai dengan munculnya suara hentakan keras saat mobil melewati lubang atau jalan tidak rata.
Pada kondisi normal, shockbreaker seharusnya dapat meredam hentakan dalam batas normal. Sebaliknya, jika saat melewati polisi tidur mobil menghentak keras, maka segera cek kondisi komponen shockbreaker.
-
Getaran Mobil Tidak Normal
Tanda berikutnya adalah munculnya getaran abnormal pada mobil serta diikuti bunyi gluduk-gluduk saat melintas di jalan rusak. Jika mobil Anda sudah berada pada kondisi ini, kendala pasti terdapat pada bagian shockbreaker.
-
Suspensi Tidak Memantul
Jika Anda merasa mobil Suzuki memantul lebih dari 2-3 kali setelah melewati jalan bergelombang, itu berarti ada masalah pada komponen shockbreaker. Karena apabila komponen tersebut sudah aus, maka komponen suspensi akan ikut terpengaruh.
Tanda lain yang dapat Anda perhatikan adalah saat mobil terasa oleng atau limbung saat melaju pada kecepatan lebih dari 40 km/jam.
Lakukan Pengecekan Berkala agar Shockbreaker Bekerja Optimal
Setelah Anda mengetahui berbagai tanda shockbreaker Suzuki aus dan rusak di atas, dapat disimpulkan bahwa merawat dan mengecek komponen tersebut secara berkala adalah kewajiban.
Mengapa? Karena jika shockbreaker rusak total, maka risiko suspensi mobil patah dan tingkat kecelakaan akan lebih tinggi. Berikut beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk mengecek komponen ini agar bekerja optimal:
-
Rutin Ganti Oli Shockbreaker
Selain melakukan pengecekan visual secara berkala, Anda dapat merawat shockbreaker dengan cara rutin mengganti oli di dalam komponen satu ini. Penggantian oli berkala dapat membantu kinerja komponen lebih maksimal dalam meredam getaran.
-
Lakukan Uji Kompresi
Jika Anda sudah merasakan berbagai tanda shockbreaker Suzuki aus di atas, maka selanjutnya lakukan uji kompresi (pantulan). Hal ini penting dilakukan terlebih jika mobil sudah memantul berkali-kali saat melewati jalan bergelombang.
-
Pastikan Cara Berkendara Baik
Gaya mengemudi Anda ternyata berdampak erat pada kinerja shockbreaker. Jika Anda mengemudi dengan baik, terutama saat melintas jalan bergelombang, maka usia pakai komponen jadi lebih panjang.
Sebaliknya, jika Anda mengemudi ugal-ugalan dan saat melintasi jalan berlubang dalam kecepatan tinggi, maka komponen shockbreaker akan mudah rusak.
Untuk perawatan yang maksimal, Anda dapat melakukan servis berkala di bengkel Suzuki terdekat. Teknisi profesional akan melakukan pengecekan dan perbaikan secara menyeluruh dan mengembalikan performa mobil menjadi lebih sehat.
Rawat dan cegah shockbreaker Suzuki aus bersama teknisi bengkel Suzuki terpercaya. Booking jadwal servis Anda sekarang!